The Venopian Solitude - Mahar

Sebidang tanah di kebun sepenuh raga
Seladang pinang dibelah dua
Calar manapun si dara perang dunia
Parut dirobek bonda teruna

Wahai wanita yang disanjung fana~
Ingat waktu manis dulu?
Badai lautan api ditongkah berani
Perjaka rayu tanganmu?

Diragut jangan hati bonda si perawan
Tatangi tangan gemalai
Curahi jiwa bak yang disanjung teruna
Anak barumu dibelai

Rutin harinya, menuntut hingga ke China
Laksamana agungan raja
Setaman bunga bertatah intan permata
Dipinta bondanya dara

Wahai wanita yang disanjung fana~
Ingat waktu perit dulu?
Mentua debik dada julang terunanya
Namun perjaka dakap hatimu

Diragut jangan hati bonda si pahlawan
Tatangi tulus yang longlai
Curahi jiwa bak yang disanjungnya dara
Anak barumu dibelai
Previous
Next Post »
0 Komen