Daqmie - Tangis Sebatang Tamar

Sedu sedan itulah ratapan si kecil
Yang rindu belaian dan perhatian
Yang mendambakan kasih dan sayang
Dari seorang insan yang penyayang

Tangisan itu dari sebatang tamar
Yang sebelumnya menjadi mimbar
Sandaran Rasul tika menyampai khutbah
Diganti mimbar baru kerna keuzurannya

Kisah tangisan sebatang tamar
Menyentuh hati melonjak belasan
Benarkah aku cinta benarkah aku rindu
Sedangkan tak pernah gugur airmataku mengenangkanmu

Tangisan itu dari sebatang tamar
Yang sebelumnya menjadi mimbar
Sandaran Rasul tika menyampai khutbah
Diganti mimbar baru kerna keuzurannya

Betapa gelapnya hatiku ini
Untuk menghayati perjuanganmu
Betapa angkuhnya diriku ini
Untuk menghargai perjuanganmu

Ya Rasulullah ingin aku menjadi
Sebatang tamar yang menangis rindu kepadamu
Ya Rasulullah biarlah aku hanya sebatang tamar
Namun dapat bersamamu di dalam syurga

Tangisan itu dari sebatang tamar
Yang sebelumnya menjadi mimbar
Sandaran Rasul tika menyampai khutbah
Diganti mimbar baru kerna keuzurannya
Previous
Next Post »
0 Komen